Cara Sebuah Minimarket Bekerja

Tidak ada yang salah dengan membuat pelanggan merasa nyaman. Sebagai pembeli, yang penting adalah mengetahui cara kerja supermarket: di sini ada 10 trik supermarket penting.

Seni sugesti dan kebaikan mengacu pada sains tata letak, pada pilihan musik, pada aroma yang disemprotkan dengan artistik ke dalam kantong-kantong chip yang ditempatkan secara strategis yang tidak kita beli (tetapi ketika melihat mereka di sana, sudah tergoda). Jadi, seni khusus sains, psikologi dan neuro-fisiologi semuanya dihidupkan dalam setting supermarket modern.

hemat supermarket

Bagaimana supermarket menipu Anda

Saat ini, pusat perbelanjaan menyatukan dan memfokuskan apa yang dulu banyak toko individu dan toko lokal. Ada tren yang berkembang di seluruh dunia selama beberapa dekade. Di Italia, seseorang pergi ke supermarket untuk memenuhi 70 persen kebutuhan makanan keluarga, dan itu berlaku untuk beberapa negara lain juga. Dan begitu Anda berada di sana, 60 persen pembelian tidak direncanakan, pembelian impulsif.

Tentu saja tidak perlu dikatakan bahwa rantai ritel utama benar-benar mengasah dan memoles keterampilan mereka dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, dan di sini kami mengungkapkan beberapa trik perdagangan. Tidak ada yang salah dengan tergoda untuk membeli lebih banyak, tetapi menyadari adalah cara memilih antara menolak atau menyerah.

Dalam, keranjang luas dan troli

Ini mungkin tampak normal, tetapi fakta hanya menyediakan pelanggan dengan keranjang belanja dan keranjang adalah salah satu cara penting untuk membuat mereka merasa nyaman. 75 persen dari mereka yang memegang keranjang untuk berbelanja selalu membeli sesuatu, dibandingkan dengan hanya 34 persen dari mereka yang tidak memegangnya. Di beberapa negara di pintu masuk ke supermarket Anda akan menemukan karyawan yang tersenyum memegang keranjang untuk pelanggan. Wadah plastik dengan roda tambahan ini sangat dalam harapan: dalam 20 tahun kapasitas troli belanja AS telah berlipat ganda.

Manfaatkan Loyalitas

Lakukan belanja Anda dengan kami dan dapatkan diskon dan hadiah. Apa yang dilakukan supermarket dari strategi ini? Pertama, mereka bisa melakukan riset pasar yang canggih. Studi protokol sedang berlangsung yang dapat mencocokkan perilaku pembelian kami di toko dengan iklan di Facebook, dan setelah kami menerima kartu loyalitas, kami cenderung memilih toko yang mengirimnya. Akhirnya, tampaknya 42 persen dari kita, membelanjakan lebih banyak uang ketika kita menjadi pemilik kartu, mungkin karena itu membuat kita berpikir bahwa semakin banyak yang kita beli, semakin besar diskon dan oleh karena itu, kita menghabiskan lebih sedikit. Perlu dicatat bahwa diskon umumnya dibuat pada produk yang biasanya tidak akan kami beli.

Perbedaan Minimarket, Supermarket, dan Hypermarket

Perbedaan Minimarket, Supermarket, dan Hypermarket РPasti Anda sering mendengar dengan nama tersebut kan? Tapi apakah Anda sendiri tahu perbedaan dari masing-masing istilah tersebut? Karena ini bisa jadi yang menentukan Anda  apakah mau belanja di dengan memanfaatkan promo weekday Indomaret, Giant, Hypermarket, Superindo, dan lain sebagainya.

Ceruk pasar retail swalayan modern di negeri ini sebagian besar adalah konsumen kelas menengah ke atas. Bagi kelas bawah, mungkin dulu lebih senang dengan berbelanja di pasar tradisional, namun seiring dengan berjalannya waktu dan berubahnya pola hidup masayarakat kita , kini mereka juga senang berbelanja di pasar ritel modern.

Jika melihat lebih jauh tentang kasta menengah ini, mereka tidak terlalu memikirkan berapa banyak uang yang mereka korbankan untuk dapat membeli suatu barang yang mereka inginkan. Berbeda dengan kelas bawah yang sangat berhati-hati dalam mengeluarkan uang karena harus mengencangkan ikat pinggang lebih dalam.

Jika kita melihat pasar modern yang ada saat ini di Indonesia, kita bisa kelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu minimarket, supermarket, dan hypermarket. Perbedaan utama yang paling jelas kelihatan adalah dari segi luas area gerai dan dari segi seberapa jauh lengkap atau tidaknya sebuah pasar modern swalayan tersebut.  Karakteristik tersebut dapat dilihat pada ilustrasi berikut ini.

Hypermarket

Hypermarket adalah salah satu bentuk pasar modern yang bisa kita lihat pasti suatu yang sangat besar, luas, dan sangat lengkap dari segi jenis produk yang dijual. Selain itu, karena luasnya area toko maka area parkirnya pun juga sangat luas.

Sebuah hypermarket bisa menjual barang dengan sangat murah karena didukung oleh modal yang sangat besar dengan membeli barang dengan skala besar ke produsen kemdian menjualnya sebagai eceran. Pasti kalau kita beli grosir selalu lebih murah dari eceran kan? itulah salah satu strategi hypermarket agar tetap kompetitif dari segi harga.

Beberapa contoh hypermarket di Indonesia adalah: Transmart Carrefour, Giant Ekstra, Hypermart, dan Lottemart.

Supermarket

Supermarket adalah sebuah toko yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan hypermarket. Ukurannya adalah sekitar 1000 m hingga 4999 meter persegi. Barang yang disediakan mulai dari sabun mandi, perlengkapan rumah tangga, dapur, dan masih banyak lagi. Contohnya adalah Superindo, Giant Express, Toserba Yogya, dan masih banya lainnya.

Minimarket

Luas areanya lebih kecil tengok saja Indomaret, Alfamart, Yomart, dan lain sebagainya pasti ukurannya lebih kecil dan barang-barangnya kurang begitu lengkap.